19
Jun
10

Ngidam atau maag?

Banyak ibu hamil mempunyai penyakit maag,bersamaan dengan masa ngidam kadang seorang ibu bingung membedakanya.kadang seorang ibu hamil bertanya-tanya.Apakah semasa saya hamil denagn bersamaan sakit maag,saya boleh minum obat dari dokter secara kontinyu?atau ada pertanyaan apakah mempengaruhi janin?.
Perlu diketahui kehamilan menyebabkan perubahan yang berjalan pelan dan pasti.karena pengaruh hormonal yang dikeluarkan produk kehamilan yaitu desidua dan plasenta menyebabkan berbagai perubahan pada wanita hamil.Bila sensitif dengan hormon HCG (Hormon Chorionik Gonadotrophine),akan timbul rasa mual dan mutah. Selama masih bisa mengkompensasi diri, obat-obat oral bisa mengendalikan mual dan mutah.
Kalau sangat sensitif dengan hormon tadi,rasa mual dan mutah tadi akan berlebihan atau (Hyperemesis Gravidarum),berakibat kurangnya cairan tubuh dan harus dirawat untuk mengembalikan keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh. Bila tidak bisa dikendalikan,tindakan menghentikan kehamilan bisa jadi pilihan terakhir. Kapan rasa mual muntah akan berakhir? Tidak ada batasnya,bisa segera bisa juga selama kehamilan.
Adakah faktor pemberatnya? Faktor mental sangat berperan. Wanita yang sebelumnya sudah mendapatkan penyakit pencernaan atau lambung yang khronis,maka penderitaannya akan bertambah saat menderita emesis atau Hyperemesis Gravidarum.
Bagaimana mengatasinya? Selain kehamilannya harus dipersiapkan sebelumnya dengan matang,juga mental atau suasana kejiwaan harus dipersiapkan dengan matang. Dalam artian hal-hal yang sekiranya menjadi batu sandung dalam kehamilan harus dijahui. Nikmati hidup yang sedang hamil dengan jiwa yang tenang,pasrah,baik dengan semuanya,secepatnya harus menyelesaikan masalahnya jangan ditunda-tunda.
Yang penting adalah selalu berdoa memohon keselamatan,khususnya janin yang dikandung. Janin yang selalu dibiasakan dalam suasana teduh,penuh berkah keimanan,insya Allah akan menjadi manusia yang dibekali keimanan dan mempunyai sifat yang toleransi yang tinggi,juga tenggang rasa . Obat-obatan pencernaan dari dokter tidak ada yang berpengaruh terhadap janin. Untuk antisipasi lebih lanjut untuk membedakan sakit lambung atau ngidam,tergantung dari hasil anamnesis dokter dengan wanita hamil,karena banyaknya faktor pencetus,pemberatnya,suasana emosi pada saat itu. Muda-mudahan selalu sehat dalam mengarungi kehamilan,juga jangan ragu tanya pada ahli nya.


0 Responses to “Ngidam atau maag?”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Calender

June 2010
M T W T F S S
    Jul »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Categories

Archives

Referral

Add to Google Reader or Homepage

CO.CC:Free Domain

readbud - get paid to read and rate articles

Page Rank